Psikolog Sepak Bola

Bolanesia.id – Psikolog Sepak Bola – Pasti timbul luka yang dalam bagi pendukung setia karena kekalahan klub sepak bola kebanggaan mereka. Tentu sedih melihat kondisi tim favoritnya kalah,

Kontribusi Psikolog Sepak Bola Dalam Mengatasi Masalah Mental & Mental

Psikolog Sepak Bola

Sang pelatih sudah berkali-kali mengungkapkan bahwa masalah utamanya adalah mental dari para pemain. Jika mental sudah terpengaruh.
Hal ini akan membuat konsentrasi pemain menjadi menurun sehingga gagal mengejar ketinggalan skor. Mental pemain dalam tim sepak bola merupakan faktor yang sangat utama karena bisa mempengaruhi konsentrasi pemain.

Mentalitas persaingan akan kita bahas di sini secara lebih khusus lagi. Mental tidak hanya tentang konsentrasi tetapi juga tentang emosi.

Bagaimana konsentrasi dari para pemain yang berkurang dengan waktu permainan yang terus berjalan.
Bagaimana paniknya para pemain dalam menghadapi serangan berulang dari lawan, timbulnya perasaan khawatir ketika tim berada pada posisi yang tertinggal. Atau juga ketegangan yang terjadi antara para pemain karena permainan yang semakin cepat dan cenderung keras. Tidak menutup kemungkinan akan menghasilkan kartu kuning ataupun kartu merah yang tentu saja malah sangat merugikan tim.

Pada penelitian Richard Butler yang judulnya Sports Psychology in Action. Memberi penjelasan bahwa Psikolog Sepak Bola dalam mengatasi emosi adalah sekian faktor yang dapat berdampak efek terhadap akhir kompetisi. Dengan memengaruhi performa atlet, mulai berlatih sampai bertanding.
Pemain bisa bereaksi negatif dalam permainan, mulai dari segi fisik dan psikologis. Hal itu karena stres meningkat selama masa pertandingan sehingga kemampuan olahraganya berkurang. Pemain dapat menjadi cemas, dengan tanda-tanda adanya peningkatan denyut nadi, keringat dingin, perasaan tegang tentang hasil pertandingan.
Jika hal-hal tersebut tetap terjadi pada pemain, maka akan tetap sulit untuk berkonsentrasi.

Namun sampai saat ini, klub belum memberi perhatian khusus pada regulasi emosional para pemain mereka. Sebagian besar pelatih sebatas memberikan pelatihan yang porsinya membuat para pemain bisa rileks agar tidak boring mengikuti pelatihan program teknis saja. Misalnya mendengarkan musik sesaat sebelum bertanding untuk membuat rileks pemain.

Cara tersebut mudah dilakukan, tetapi apa sudah tepat sasaran?
Benarkah menurut Psikolog Sepak Bola, masalah mental pemain berasal dari faktor kompetisi?

Psikolog Sepak bola berperan dalam memberi bantuan kepada pemain melalui implementasi psikologi olahraga.

American Psychological Association berpendapat bahwa Psikolog Sepak Bola tidak hanya berperan dalam meningkatkan kinerja pemain.
Selain untuk mengatasi tekanan kompetisi antara pemain dalam tim, membantu pemulihan pemain pasca cidera. Serta membantu pemain mengikuti pelatihan yang selaras dengan program dan agar pemain dapat menikmati proses olahraga.

Berbagai peran psikolog olahraga juga termasuk membantu pemain meningkatkan emosinya. Yang tidak hanya menguntungkan pemain itu sendiri, tetapi juga timnya. Selain itu psikolog olahraga berkontibusi dalam pelatihan mental sehingga pemain dapat meningkatkan performa kinerjanya.

Tidak hanya bantuan pelatih dalam proses menangani masalah mental para pemainnya dilingkungan tim. Psikolog olahraga juga berkontribusi dalam proses analisis dan diagnosis yang akurat tentang apa yang sebenarnya terjadi pada pemain.

Mengapa mengalami penurunan kinerja atau mengapa tim harus kalah di tengah jadwal kompetisi yang ketat?

Seperti dokter yang merekomendasikan pemain mana yang 100% fit dan siap bermain. Psikolog olahraga juga mempunyai hak untuk memberikan rekomendasi kepada pelatih jika ada pemain yang masih belum pulih dari cidera, tetapi bersikeras ingin bermain.

Sudah banyak klub sepak bola terkenal yang melengkapi staf pelatih mereka dengan psikolog olahraga. Mungkin klub sepak bola lainnya harus belajar banyak dari klub terkenal tersebut. Psikolog tidak hanya berkontribusi membantu kepada pelatih dalam handling masalah mentalitas pola pikir di lapangan sepak bola, tetapi juga tentang masalah yang mungkin muncul di arena pertandingan.

Misalnya, perselisihan antara para pemain karena jam bermain yang berbeda atau hal lainnya, ketidaksepakatan dengan keputusan pelatih dan official tim, memaksa keinginan untuk tampil bermain dalam kondisi yang cidera, atau sikap lain yang mungkin merugikan klub.

Jadi, jika kita biasanya lebih fokus pada cara meningkatkan apa yang telah terjadi. Psikolog olahraga dibutuhkan oleh tim untuk dapat berkontribusi dalam antisipasi munculnya masalah mental yang jauh lebih buruk yang akan dialami pemain. Karena tim dibentuk untuk pertama kalinya, para psikolog dan pelatih dapat mengembangkan program pembangunan tim. Yang kemudian diselaraskan dalam teknis program pelatihan.

Hingga kompetisi berjalan, Psikolog Sepak Bola masih akan memberikan bantuan kepada pemain, sehingga masalah mental seperti yang dialami bisa segera diselesaikan.

Sumber

Yuk tulis pendapat kalian pada kolom komentar di bawah ini.
Terima kasih 🙂

Leave a Reply